Inilah Tantangannya Saat Membangun Branding

Branding TIDAK mudah!

Ini bukan hanya tentang memberi nama atau logo atau slogan yang menarik.

Ini adalah salah satu tugas paling menantang yang akan Anda hadapi sebagai pemilik usaha kecil.

Jika Anda dapat mengelola tantangan ini, Anda akan dapat membangun merek Anda.

Berikut adalah tiga tantangan branding terbesar, yang saya hadapi sebagai Marketing dan Branding Professional selama 16 tahun karir saya:

Tantangan 1: Uang Tunai

Tantangan uang tunai, atau berurusan dengan masalah keuangan jangka pendek, adalah tantangan tunggal terbesar yang dihadapi bisnis.

Eksekutif yang memberikan keuntungan triwulanan dihargai. Namun semua nilai merek berada di masa depan dan pengembalian keuangan saat ini sebenarnya adalah bagian yang sangat kecil dari total.

Namun, jika seorang manajer terpaksa memilih antara berinvestasi dalam suatu merek dan kehilangan target keuangan jangka pendek, sebagian besar manajer memilih untuk mencapai angka jangka pendek. Ini biasanya merupakan keputusan yang mengoptimalkan karier. Ini akhirnya mengarah ke “lingkaran malapetaka merek”.

Loop malapetaka dimulai dengan manajer yang berjuang untuk mencapai target laba jangka pendek. Untuk meningkatkan penjualan dan laba, manajer menyebarkan program yang memiliki dampak jangka pendek yang signifikan, seperti promosi harga.

Untuk mendanai manajer promosi harga mengurangi investasi pada program pembangunan merek.

Namun, ketika hasil keuangan jangka pendek membaik, persaingan merespons untuk meniadakan dampak kenaikan harga, yang mengarah pada hasil yang kurang diinginkan pada jangka menengah.

Selain itu, konsumen juga mulai mengharapkan promosi dan menunda pembelian mereka dan menunggu promosi harga berikutnya. Dengan demikian prospek jangka panjang dari merek menurun sebagai:

Secara keseluruhan, kekuatan Merek menurun karena kurangnya program pembangunan merek
Harga dan margin mendapat tekanan karena respons kompetitif
Konsumen mulai mengharapkan promosi harga dan menunda pembelian mereka
Persamaan nilai harga yang dirasakan bergeser ke bawah
Merek masuk ke dalam spiral ke bawah yang berbahaya
Tantangan 2: Konsistensi
Merek diciptakan melalui berbagai titik sentuh; setiap kali pelanggan berinteraksi dengan merek mereka membentuk asosiasi.

Ini berarti bahwa setiap orang di perusahaan memiliki dampak pada merek.

Oleh karena itu tantangan branding kedua terbesar adalah konsistensi atau membuat seluruh tim untuk memenuhi janji seiring waktu.

Namun, jika suatu organisasi tidak memahami, percaya, dan memiliki merek, jika pesan, merek, dan produk tidak konsisten – visinya tetap tidak terpenuhi.

Tantangan 3: Kekacauan

Konsumen dibombardir setiap hari oleh ratusan dan kadang-kadang ribuan iklan dan promosi. Menerobos lingkungan yang berantakan ini sangat sulit.

Sulit untuk membuat siapa pun memperhatikan merek Anda, dan lebih sulit lagi untuk membentuk asosiasi yang bermakna. Untuk menonjol suatu merek perlu fokus dan unik; branding hebat berarti sesuatu yang unik dalam benak konsumen.

Memiliki posisi yang jelas adalah awal yang baik, tetapi tidak cukup. Merek perlu menciptakan perhatian dengan iklan kreatif dan penggunaan media yang inovatif.

Info selengkapnya tentang branding ada di https://bisniskuy.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *