Peluang Yang Menjanjikan Dari Bisnis Kopi

Selama lima tahun terakhir, peluang kerja di kafe-kafe di Indonesia telah terbuka lebar bagi mereka yang tertarik dengan dunia nusantara. Tidak mengherankan, jumlah kafe telah meningkat setiap tahunnya, baik di kota maupun di pinggiran kota. Kafe ini tidak hanya menawarkan rasa kopi campur, tetapi juga tempat-tempat dan konsep-konsep hebat.

Di tengah-tengah dunia kafe yang dinamis, para pemain di bidang ini harus terampil memanfaatkan setiap peluang untuk mengembangkan bisnis mereka. Setelah melihat ini, pada tahun 1882, Dikolom Coffee and Caffe Vergnano meluncurkan kursus pelatihan membuat kopi dan teh. Lokakarya 2018, yang disebut CoffeeJourney, diadakan untuk kedelapan kalinya di Dikolom Café, sebuah kafe dan ruang bisnis (persewaan kantor pribadi). Terletak di Prisakuti I 26A, Jakarta Selatan.

Pendidikan dalam industri kopi sangat penting untuk pencampuran, pemasaran dan branding. Pada simposium ini, Coffee Journey menyajikan tema “Espresso dan nilai merek kafe” dengan tiga praktisi: Ivan Kusuma (pendiri Dikolom Coffee) dan Iri Santos (kepala manajer Caffe Fergnano, Barista 1882)), Zebedius Rizal. (Petugas Pengembangan Masyarakat).

Dalam acara tersebut, Ivan Kuchma menjelaskan strategi bisnis kafe. Pengembangan produk itu penting. Kafe padat jika mereka hanya menjual kopi agar lebih menarik bagi konsumen, dan perlu dikembangkan di daerah lain yang masih relevan.

Setelah kekurangan kayu dan kontraktor secara global, Evan dan timnya terus berinovasi untuk mengembangkan bisnis produksi yang memenuhi kebutuhan konsumen. Dimulai dengan menciptakan ruang kerja pribadi (untuk persewaan kantor), Evan dan timnya melihat perilaku penyewa yang tak terpisahkan dari kopi di tempat kerja. Mengingat tren positif dalam industri kopi, Evan tertarik untuk membuka sebuah kafe dengan ruang komersial untuk Dikolom dengan nama yang sama dengan ruang kerjanya di gedung itu.

Siapa pun di kafe dapat memulai, tetapi seni kopi adalah pengetahuan dasar untuk dipahami. Inilah sebabnya mengapa Ellie Santaousa mengambil bagian dalam pelatihan ini dan menyelesaikan kerajinan utama yang disebut Caffe Vergnano 1882 Roast Bean (Online Best Coffee). “Elie sendiri menemukan bahwa kopi Archipelago memiliki potensi untuk berhasil di pasar internasional karena rasanya yang unik dan unik.

Peserta mendapat tips dan saran dalam mengelola bisnis coffee shop dan blending kopi, serta teknik yang dapat membuat bisnis lebih nyaman. Bagaimana pasar bisnis seharusnya membantu para aktivis kafe menemukan alat dan bahan yang tepat, seperti biji kopi, mesin kopi, dan espresso.

Kesederhanaan teknologi adalah bantuan kami. Misalnya, di pasar, Anda dapat berbelanja dengan mudah dan cepat tanpa harus menghabiskan banyak waktu memfokuskan bisnis kopi pada pengembangan bisnis, ”kata Zepedeus Rizal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *