Tips Sederhana dan Mudah Budidaya Tanaman Cengkeh

Apakah Kamu mau melaksanakan budidaya cengkeh? Postingan kali ini PTD hendak memberikan langkah apa saja yang butuh Kamu jalani supaya tumbuhan cengkeh Kamu kilat panen.

Cengkeh tercantum salah satu bahan bumbu yang sangat dicari bagaikan bahan penyedap masakan. Tidak hanya itu, minyak cengkeh tercantum hasil penciptaan olahan yang sangat banyak memperoleh penawaran dari mancanegara bagaikan bahan industri parfum maupun bahan farmasi.

Tips Sederhana dan Mudah Budidaya Tanaman Cengkeh

Kelemahan tumbuhan cengkeh yakni waktu panen yang relatif lama sehingga tidak banyak yang menggeluti bidang ini. Untuk kalian yang tertarik tetapi masih ragu- ragu buat mengawali bagaikan petani cengkeh, 5 langkah ini bisa jadi pemecahan untuk kalian.

5 Langkah Gampang Budidaya Cengkeh

Berikut langkah budidaya cengkeh supaya kilat panen, ialah:

Pembibitan

Pakai bibit yang unggul serta bermutu sehingga menciptakan cengkeh yang bermutu pula. Kalian bisa memakai buah cengkeh yang telah tua, dengan corak ungu kehitaman.

Sehabis itu, kupas buah dengan hati- hati serta yakinkan biji yang keluar tidak baret ataupun cedera. Jalani pencucian serta perendaman pada biji cengkeh yang sudah diseleksi, setelah itu biji ditanam pada media tanam yang sudah disediakan.

Pembuatan Media Tanam serta Penyemaian

Siapkan bahan- bahan semacam tanah gembur, pupuk kandang, pot ataupun polybag, cetak serta air. Setelah itu gabungkan tanah dengan pupuk kandang memakai perbandingan 2: 1.

Hasil kombinasi setelah itu dimasukkan ke dalam pot ataupun polybag dengan membuat lubang di bagian tengahnya buat meletakkan bibit cengkeh.

Biji diletakkan pada lubang polybag setelah itu ditutupi dengan tanah serta dipadatkan kemudian siram dengan air seperlunya.

Polybang ditempatkan pada wilayah yang sejuk tetapi lumayan memperoleh cahaya matahari dekat 25%. Pantau pertumbuhan bibit cengkeh secara teratur serta cermat.

Penyiapan Lahan

Penyiapan lahan pada cengkeh dicoba saat sebelum 2 bulan penanaman cengkeh. Lahan yang baik yakni terletak di zona terbuka serta mendapatkan cahaya matahari, leluasa gulma, bebatuan serta tumbuhan pengganggu, dan dicoba penggemburan denga pupuk kandang.

Sehabis tanah digemburkan dengan pupuk kandang kurang lebih satu minggu, tanah dicangkul dengan kedalaman 75 centimeter serta lebar 50 centimeter, setelah itu dimasukkan lagi pupuk kandang ke dalam lubang. Lahan setelah itu didiamkan hingga bibit siap ditanam.

Pemindahan Bibit Cengkeh

Bibit cengkeh yang sudah berumur 2 tahun bisa dipindahkan pada lahan, sehingga batang cengkeh jadi besar serta dapat menciptakan kuncup bunga yang banyak.

Ada pula bibit yang dipindahkan yakinkan tercantum bibit dengan batang yang lurus, kemudian bilas bibit dari polybag serta tanam pada lubang yang ada. Bibit cengkeh yang sudah ditanam setelah itu dipadatkan sembari menyemprotkan air ke dalam tanah.

Bibit cengkeh yang ditanam setelah itu diikat dengan kayu buat mempertahankan letaknya senantiasa tegak. Terakhir, pupuk kandang ditaburkan pada zona dekat lubang tumbuhan cengkeh.

Perawatan serta Panen Cengkeh

Proses perawatan tumbuhan cengkeh terbilang gampang serta tidak sangat merepotkan. Proses penyiangan dengan mensterilkan gulma pada zona dekat batang cengkeh. Pemupukan dengan pupuk kandang dicoba satu kali dalam 4 bulan.

Penyemprotan insektisida dicoba buat melindungi supaya tumbuhan cengkeh bebas dari hama yang mengusik, setelah itu proses perawatan dicoba secara teratur dengan penyiraman air.

Proses panen cengkeh dicoba dengan memetik bagian bunga cengkeh yang masih kuncup. Biasanya umur panen pada tumbuhan cengkeh bisa dicoba pada usia 4, 5- 8, 5 tahun.

Pada sesi awal 50- 60% jumlah bunga yang terdapat di tumbuhan sudah matang serta dapat di petik, pemetikan diulangi tiap 10- 14 hari sepanjang 3- 4 bulan.

Pada Pulau Jawa, panen

bisa diawali pada bulan Mei serta berakhir di bulan Juli- Agustus, tetapi perihal ini bergantung wilayah tiap- tiap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *